Mitra Kukar Vs Barito Putera: Tamu Krusial Bagi Naga Mekes

Mitra Kukar Vs Barito Putera: Tamu Krusial Bagi Naga Mekes
Pertandingan antara Barito Putera kontra Mitra Kukar di putaran pertama Gojek Traveloka Liga 1. (Foto: liga indonesia)

TOTALOLAHRAGA.com – Setelah hengkangnya Jafri Sastra, Mitra Kutai Kartanegara langsung kalah. Naga Mekes dibungkam 1 gol oleh PSM Makassar di pekan 18. Itu beban bagi caretaker Sukardi. Laga kandang kontra Barito Putera yang baru bangkit jadi krusial.

Kesabaran Jafri habis setelah Mitra Kutai Kartanegara jeblok di 2 laga beruntun. Dijamu Bhayangkara FC, Jumat (21/7), Naga Mekes loyo. Takluk 1-4. Berikutnya, main di rumah sendiri pada laga penutup putaran I Go-Jek Traveloa Liga 1 2017, Jumat (28/7), mereka diganjal Persiba Balikpapan 2-2.

Kegagalan mengamankan 3 poin saat menjamu Persiba melengkapi kegalauan Jafri. Awalnya, Jafri yakin skuatnya tak kesulitan mengatasi Persiba, kontestan yang lagi oleng di zona merah klasemen. Faktanya tak begitu. Dua poin Naga Mekes malah dicuri Beruang Madu. Itu klimaks buat Jafri.

Juru taktik asal Payakumbuh itu pilih angkat koper. Ia kehilangan cara buat mendongkrak performa Mitra Kutai Kartanegara. Dari 17 laga, hanya 25 poin yang bisa dikumpulkan. Itu jelas mengecewakan. Tak sepadan dengan kualitas skuat berisikan deretan pemain top macam Momo Sissoko, Bayu Pradana dkk.

Tanpa Jafri, Mitra Kutai Kartanegara bak anak ayam ditinggal induknya. Naga Mekes pun luruh pada laga pembuka putaran II, Senin (7/8). Dikawal Sukardi, mereka jadi korban derap kebangkitan PSM di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Mereka tak mampu membalas gol Ferdinand Sinaga di menit 83.

Debut Sukardi sebagai nakhoda klub sekaliber Mitra Kutai Kartanegara berakhir getir. Luka menganga kian lebar karena Naga Mekes tak pernah bisa menang di 3 laga. Dua kali terkapar dan sekali tertahan, mereka tak bergerak di urutan 9 klasemen. Tak aman pula. Mereka dalam intaian 6 rival sekaligus.

PS TNI dan Semen Padang FC memepet Mitra Kutai Kartanegara dengan raihan poin sama: 25. Persela Lamongan, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Pusamania Borneo FC ikut menebar ancaman dari jarak 1 angka. Semua itu beban bagi Sukardi. Kembali tergelincir, Naga Mekes bakal tersodok.

Manajemen dan suporter pasti tak mau itu terjadi. Mereka justru desak Sukardi mendorong Mitra Kutai Kartanegara naik 2 tingkat dari posisi di klasemen saat ini. Artinya, Sukardi dan skuatnya harus berjuang memenangi laga kandang kontra Barito Putera, Jumat (11/8). Modal buat mencapai itu terbilang oke.

Di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Mitra Kutai Kartanegara sejauh ini tak terkalahkan. Dari 9 kesempatan menjamu tamu, mereka 7 kali menang dan 2 kali imbang. Potensi melanjutkan rekor apik di kandang pun besar. Mereka tak di bawah kendali Barito Putera. Enam kali bertemu, mereka bersaing ketat.

Mitra Kutai Kartanegara 2 kali menang, 2 kali imbang, 2 kali tumbang. Dijamu Barito Putera pada putaran I, mereka kalah 1-2. Kini saatnya mereka membalas demi menjaga marwah Stadion Aji Imbut dan beranjak dari urutan 9. Tapi, itu tak bakal mudah. Sissoko absen karena sanksi, Laskar Antasari berkobar.

Jacksen F Tiago dan skuatnya berjaya pada pekan 18 di kandang, Minggu (6/8). Gol M Rifki di menit 55 mengoyak Persija Jakarta 1-0. Gol itu patahkan rekor tak terkalahkan Persija di 12 laga beruntun. Rizky Pora dkk pun menguat karena ada Jeki Arisandi, pilar anyar asal Persegres Gresik United. (**)