PS TNI Raja Kartu Kuning, PSM Merah

PS TNI Raja Kartu Kuning, PSM Merah
Wasit yang memimpin pertandingan Liga 1 saat mengeluarkan kartu kuning.

TOTALOLAHRAGA.com – Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 adalah ajang panen. Ada panen gol dan poin, ada panen kartu. PS TNI dan PSM Makassar kolektor kartu terdepan di putaran I. The Army terbanyak kuning, Juku Eja banjir merah.

Drama 29 April 2017 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, bagian dari sumber kartu PS TNI. Dijamu Bhayangkara FC, PS TNI terseret adegan di luar koridor sportivitas. Tingkah beringas Manahati Lestusen dan Abduh Lestaluhu mengusik kemenangan 2-1 The Army.

Manahati dan Abduh tak menyelesaikan pertarungan. Diganjar kartu merah, keduanya diusir dari arena laga. Manahati jadi pesakitan di menit 58. Melanggar Lee-Yu Jun, ia malah menghardik wasit. Di waktu tambahan, giliran Abduh berulah. Menonjok Thiago, pilar The Guardians, ia pun diusir wasit.

Meski tak separah di Bekasi, drama PS TNI berlanjut ke Stadion Pakansari Cibinong, Bogor. Di rumah sendiri, mereka kembali dihujani kartu. Meladeni Semen Padang, 30 Juli 2017, emosi tak terkendali memantik permainan keras. Lima pemain The Army dicocor kartu kuning.

Di antara 5 anak buah Kolev penerima kartu kuning, terselip nama Manahati dan Abduh. Drama di Bekasi belum membuat mereka kapok. Keduanya memang temperamental. Tiga nama lain adalah Guntur Triaji, Erwin Ramdani, dan Hong-Soon Hak.

Drama di Bekasi dan Bogor jadi penggalan yang merangkai kesulitan Kolev menghindarkan pemainnya dari ancaman kartu wasit. PS TNI pun jadi kolektor kartu terbanyak sepanjang putaran I. Duduk di urutan 8 klasemen, koleksi kartu mereka di 17 laga 2 kali lipat lebih banyak dari raihan 25 poin.

Dari 153 laga putaran I,  total 671 kartu kuning dan 35 kartu merah keluar dari saku wasit. PS TNI paling dominan. Abduh dkk menerima 58 kartu kuning plus 4 kartu merah. Artinya, jika dihitung rata-rata, 1 dari 10 penerima kartu kuning atau merah adalah pemain PS TNI.

Koleksi kartu PS TNI di atas jumlah yang diterima PSM. Dari 17 laga di putaran I, Juku Eja digerojok 47 kartu kuning. Tapi, kartu merah wasit yang melayang ke skuat racikan Robert Rene Alberts lebih banyak ketimbang PS TNI. Mereka menerima 5 kartu merah.

Jadi, ketika kontestan di papan atas klasemen adu banyak meraup poin dan gol, PS TNI dan PSM malah rajin memanen kartu. Mayoritas kontestan memang menerima minimal 30 kartu kuning, tapi tetap mereka terdepan. Kartu kuning Perseru Serui dan Bali United tersedikit. Perseru 23, Bali United 27.

Perseru yang teronggok di batas atas zona merah klasemen punya catatan positif lain. Bersama Persib Bandung dan Persiba Balikpapan, Laskar Cendrawasih Jingga bersih dari  kartu merah wasit sepanjang 17 laga di putaran I. Mereka tak lantas beringas meski tertekan di papan bawah.

Dari sisi individu, pentolan PS TNI pula yang jadi kolektor kartu terbanyak. Predikat itu melekat pada diri Manahati. Ia kantongi 7 kartu kuning, setara koleksi Sandi Darma Sute (Persija Jakarta) dan Jorge Gotor Blas (Mitra Kutai Kartanegara). Sute lebih ganas. Hanya tampil di 14 laga, ia juga menerima 2 kartu merah.

Putaran I Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 & Rekapitulasi Kartu
Jumlah laga: 153
Jumlah kartu dikeluaran wasit: 706
Jumlah kartu kuning: 671
Jumlah kartu merah: 35

Pemain Penerima Kartu Kuning Terbanyak Putaran I
7: Sandi Darma Sute (Persija Jakarta), Jorge Gotor Blas (Mitra Kukar), Manahati Lestusen (PS TNI)
6: Rizky Dwi Febrianto (Madura United), Zulkifli Syukur (PSM Makassar), Ahmad Alfarizi (Arema FC), Ivan Carlos (Persela Lamongan), Vladimir Vujovic (Persib Bandung), Firdaus Ramadhan (Sriwijaya FC)

Pemain Penerima Kartu Merah Terbanyak Putaran I
2: Sandi Darma Sute (Persija Jakarta), Ahmad Alfarizi (Arema FC)

10 Klub Penerima Kartu Terbanyak Putaran I
62: PS TNI (58 kartu kuning, 4 kartu merah)
52: PSM Makassar (47, 5)
46: Pusamania Borneo FC (43, 3)
45: Persela Lamongan (42,  3)
43: Madura United (42, 1)
42: Persija Jakarta (39, 3)
41: Persegres Gresik United (40, 1)
40: Persipura Jayapura (37, 3)
39: Arema FC (35, 4)
38: Bhayangkara FC (36, 2)